Demikian ajaran Sunda (Sundayana/ Surayana/ Agama Matahari) menyebar ke seluruh penjuru Bumi
dibawa oleh para Guru Hyang memberikan warna dalam peradaban masyarakat dunia yang diserap dan
diungkapkan (diterjemahkan) melalui berbagai bentuk tanda berdasarkan pola kecerdasan masing-masing
bangsanya.
Ajaran Sunda menyesuaikan diri dengan letak geografis dan watak masyarakatnya secara selaras
(harmonis) maka itu sebabnya bentuk bangunan suci (tempat pemujaan) tidak menunjukan kesamaan
disetiap negara, tergantung kepada potensi alamnya. Namun demikian pola dasar bangunan dan
filosofinya memiliki kandungan makna yang sama, merujuk kepada bentuk gunungan.
Di Indonesia sendiri simbol ―RA‖ (Matahari/ Sunda) sebagai ‗penguasa‘ tertinggi pada jaman dahulu
secara nyata teraplikasikan pada berbagai sisi kehidupan dalam berbangsa dan bernegara. Hal itu
diungkapkan dalam bentuk (rupa) serta penamaan yang berkaitan dengan istilah ―RA‖ (Matahari) sebagai
sesuatu yang sifat agung maupun baik, seperti;
Konsep wilayah disebut ―Naga-Ra/ Nega-Ra‖
Lambang negara disebut ―Bende-Ra‖
Maharaja Nusantara bergelar ―Ra-Hyang‖
Keluarga Kerajaan bergelar ―Ra-Keyan dan Ra-Ha-Dian (Raden)‖.
Konsep ketata-negaraan disebut ―Ra-si, Ra-tu, Ra-ma‖
Penduduknya disebut ―Ra-Hayat‖ (rakyat).
Nama wilayah disebut ―Dirganta-Ra, Swarganta-Ra, Dwipanta-Ra, Nusanta-Ra, Indonesia ‖
Kemaharajaan (Keratuan/ Keraton) Nusantara yang terakhir, ―Majapahit‖ kependekan dari MaharajaPura-Hita (Tempat Suci Maharaja yang Makmur-Sejahtera) dikenal sebagai pusat pemerintahan ―NagaRa‖ yang terletak di Kadiri – Jawa Timur sekitar abad XIII masih mempergunakan bentuk lambang
Matahari, sedangkan dalam panji-panji kenegaraan lainnya mereka mempergunakan warna ―merah dan
putih‖ (Purwa-Daksina) yang serupa dengan pataka (‗bendera‘) Indonesia saat ini.
Tidak terlepas dari keberadaan ajaran Sunda (Matahari) dimasa lalu yang kini masih melekat diberbagai
bangsa sebagai lambang kenegaraan ataupun hal-hal lainnya yang telah berobah menjadi legenda dan
mithos, tampaknya bukti terkuat tentang cikal-bakal (awal) keberadaan ajaran Matahari atau agama
―Sunda‖ itu masih tersisa dengan langgeng di Bumi Nusantara yang kini telah beralih nama menjadi
Indonesia.
Sumber Indonesian Space Research .
Sejarah Sunda ,Sunda merupakan kebudayaan masyarakat yang tinggal di wilayah barat pulau Jawa.
Sebagai suatu suku, bangsa Sunda merupakan cikal-bakal berdirinya peradaban di Nusantara, di mulai
dengan berdirinya kerajaan tertua di Indonesia, yakni Kerajaan Salakanagara dan Tarumanegara sampai
ke Galuh, Pakuan Pajajaran, dan Sumedang Larang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar