Maka ujar si kepiting, ―Wahai kedua kawanku, akan kupanjangkan leher kalian, supaya lebih nikmat
kalau kalian ingin memangsa sang brahmana.‖ – ―Aku setuju dengan usulmu, <laksanakanlah> dengan
segera.‖ Begitulah kata si gagak dan si ular keduanya. Kedua-keduanya ikut menyerahkan leher mereka
dan disupit di sisi sana dan sini oleh si kepiting dan
keduanya langsung putus seketika. Matilah si gagak dan
si ular.
Relief 2 (Angsa dan kura-kura)
Angsa dan kura-kura ,Pada relief ini terdapat lukisan
cerita hewan. Cerita lengkapnya disajikan di bawah ini.
Namun cerita yang disajikan di bawah ini agak berbeda
versinya dengan lukisan di relief ini:
Ada kura-kura bertempat tinggal di danau Kumudawati. Danau itu sangat permai, banyak tunjungnya
beranekawarna, ada putih, merah dan (tunjung) biru.
Ada angsa jantan betina, berkeliaran mencari makan di danau Kumudawati yang asal airnya dari telaga
Manasasara.Adapun nama angsa itu, si Cakrangga (nama) angsa jantan, si Cakranggi (nama) angsa
betina. Mereka itu bersama-sama tinggal di telaga Kumudawati.
Maka sudah lamalah bersahabat dengan kura-kura. Si Durbudi (nama) si jantan, sedangkan si Kacapa
(nama) si betina.
Maka sudah hampir tibalah musim kemarau. Air di danau Kumudawati semakin mengeringlah. [Kedua]
angsa, si Cakrangga dan si Cakranggi lalu berpamitan kepada kawan mereka si kura-kura; si Durbudi dan
si Kacapa. Katanya:
―Wahai kawan kami meminta diri pergi dari sini. Kami ingin pergi dari sini, sebab semakin mengeringlah
air di danau. Apalagi menjelang musim kemarau.Tidak kuasalah kami jauh dari air. Itulah alasannya kami
ingin terbang dari sini, mengungsi ke sebuah danau di pegunungan Himawan yang bernama Manasasana.
Amat murni airnya bening dan dalam. Tidak mengering
walau musim kemarau sekalipun. Di sanalah tujuan kami
kawan.‖ Begitulah kata si angsa.Maka si kura-kurapun
menjawab, katanya:
―Aduhai sahabat, sangat besar cinta kami kepada anda,
sekarang anda akan meninggalkan kami, berusaha untuk
hidupmu sendiri.
Bukankah (keadaannya) sama kami dengan anda, tidak bisa
jauh dari air? Ke mana pun anda pergi kami akan ikut, dalam suka dan duka anda. Inilah hasil
persahabatan kami dengan kalian.
Angsa menjawab: ―Baiklah kura-kura. Kami ada akal. Ini ada kayu, pagutlah olehmu tengah-tengahnya,
kami akan memagut ujungnya sana dan sini dengan isteriku. Kuatlah kami nanti membawa terbang kamu,
hanya janganlah kendor anda memagut, dan lagi jangan berbicara. Segala yang kita atasi selama kami
Tidak ada komentar:
Posting Komentar