Minggu, 02 Oktober 2016

Hal 75

Dalam perjalanan kehidupan di masyarakat dari masa ke masa pelaksanaan sistem Caturwarna cenderung
membaur mengarah kepada sistem yang tertutup yang disebut Catur Wangsa atau Turunan darah.
Padahal Caturwarna menunjukkan pengertian golongan fungsional, sedangkan Catur Wangsa
menunjukkan Turunan darah.
Dalam Bahasan ini coba kita sandingkan dengan kepercayaan sunda wiwitan apakah ada
kemiripan :
Cahaya Putih di timur disebut Purwa, tempat Hyang Iswara.
Cahaya Merah di selatan disebut Daksina, tempat Hyang Brahma.
Cahaya Kuning di barat disebut Pasima, tempat Hyang Mahadewa.
Cahaya Hitam di utara disebut Utara, tempat Hyang Wisnu.
Segala Warna Cahaya di pusat disebut Madya, tempat Hyang Siwa
Ada kesamaan dalam penyebutan simbolik terhada yang di sebut Cahaya,yaitu pengejewantahan dari sifat
matahari yang memancarkan cahaya yaitu : Putih,Merah ,Kuning,Hitam
Sesuai dengan bentuk dan dasar pemikiran ajaran Matahari sebagai sumber cahaya maka tata
perlambangan wilayah di sekitar Jawa-Barat dan Bali mempunyai kesamaan banyak yang
mempergunakan sebutan ―Cahaya‖, dalam bahasa India disebut sebagai deva/ dewa (cahaya) yaitu
pancaran (gelombang) yang lahir dari Matahari berupa warna-warna. Terdapat lima warna cahaya utama
(Pancawarna) yang menjadi landasan filosofi kehidupan bangsa Galuh penganut ajaran Sunda dan
Bali.
Lima kualitas ―Cahaya‖ tersebut sesungguhnya merupakan nilai ―waktu‖ dalam hitungan ―wuku‖.
Kelima wuku (wuku lima) tidak ada yang buruk dan semuanya baik, namun selama ini Sang Hyang Siwa
(pelebur segala cahaya/ warna) telah disalah-artikan menjadi ―dewa perusak‖, padahal arti kata
―pelebur‖ itu adalah ―pemersatu‖ atau yang meleburkan atau memanunggalkan. Jadi, sama sekali tidak
terdapat ‗dewa‘ yang bersifat merusak dan menghancurkan.
Disini jelas dapat di lihat bahwa ajaran Sunda Wiwitan dan Bali mempunyai kesamaan ,jika mempunyai
kesamaan di sini terbukti bahwa cikal bakal kepercayaan Sunda wiwitan dan Bali adalah satu induk
begitu juga kepercayaan asli masyarakat di pulau lain nya,yang pada masa sebelum Orde Baru bebas exist
dan keberadaan nya,saat setelah Orde Baru lah agama dan kepercayaan asli masyarakat harus menjadi
Hindu.
Lalu apakah Cahaya dalam agama Hindu yang berasal dari India juga ?,pada bab di bawah kita
akan bahas tuntas tentang ajaran Hindu yang berasal dari India.
Kembali ke daerah Polynesia, bangunan-bangunan purba ―trappenpyramide‖ tersebar di pulau Paska
hingga ke Amerika Selatan yaitu di Peru.ada hubungannya dengan Sunda .
Ekspansi kebudayaan dari Tatar Sunda ke daerah Polynesia, yaitu dengan adanya rombongan dari
Palabuhan ratu, dapat dibuktikan kebenaran-nya.! Seperti uraian benarkah orang Sunda pendatang atau

Tidak ada komentar:

Posting Komentar