Minggu, 02 Oktober 2016

Hal 180

di punyai Pembesar Sulaiman membuat mereka pembesar mengakui nya,dan berkata bersama dengan
ucapan,‖ kami telah diberi pengetahuan sebelumnya “ .
Para pembesar Bilqist takluk dan merasa terkalah kan oleh kemampuan yang di miliki Ashif Bin
Barkhya,hal itu terwakili oleh ucapan Ratu Saba kepada pembesar yang hadir saat itu,Bilqist Menyerah
dan berkata ,‖ kami adalah orang-orang yang berserah diri".
Ke adaan terpaksa mereka pembesar Bilqist dan Sang Ratu harus mengakui kelebihan yang di Punyai
Sulaiman dan Pembesar nya,Hal ini sudah seharus nya dari dahulu mereka takluk dan tunduk,mereka
Nenek moyang terdahulu telah melakukan hal ini,mempelajari dan melakukan hal hal yang di atas
kemampuan manusia,untuk memindahkan benda ,berjalan di atas Udara ,masuk kedalam Bumi dan
menembus angkasa.
Pada masa Saba ,Ilmu dan prosesi untuk mencapai manusia yang bisa seperti itu telah ada jauh sebelum
Ratu Saba ada,Ilmu dan Ritual yang di lakukan adalah dengan Tapa dan Samadi yang di lakukan oleh
peradaban nenek moyang bangsa Nusantara di pulau besar Sunda Land.pada Masa Sulaiman lah
kemampuan yang di punyai peradaban Saba dapat tertandingi.Prosesi Ritual duduk bersila adalah posisi
yang di lakukan para Pertapa Nenek Moyang Nusantara,untuk mencapai tingkat ke Ilmuan yang
Tinggi,yang dapat melakukan hal hal yang di anggap Ghaib.
Posisi duduk bersila inilah yang ada pada candi Borobudur,yang pada akhir nya ajaran ini menyebar
sampai ketanah India melahirkan Mahavira dalam ajaran Jainisme kemudian Sidharta Gautama
dengan nama ajara Buddhis.
Para pendahulu Ratu Saba yang seharus nya telah mengetahui akan Ilmu yang lebih tinggi dan sudah
takluk lebih dahulu tidak segera melakukan penyerahan diri kepada ajaran agama samawi yaitu ajaran
Tauhid karena mereka nenek moyang mereka telah lama melakukan dan melaksanakan penyembahan
kepada selain Pencipta,hal ini lah yang membuat mereka enggan berpindah keyakinan.
Duplikat singgasana Saba yang di pindahkan oleh pembesar Sulaiaman Ashif Bin Barkhya dari tanah
Bumi Nusantara,di letakan di luar Istana Sulaiaman,dan kerajaan Saba adalah berada pada daerah yang
mempunyai gugusan Pulau yang banyak,Air adalah benda yang akrab bagi Ratu Saba di mana peradaban
kerajaan lain tidak memilik nya.
Di saat para pembesar Saba berkumpul berdiskusi dan merasa tersaingi dengan melihat singga sana Sang
Ratu ada di kerajaan Sulaiman,maka di sapa lah mereka oleh Sulaiman .
Dikatakan kepadanya: "Masuklah ke dalam istana".
Maka tatkala dia melihat lantai istana itu, dikiranya kolam air yang besar, dan disingkapkannya kedua
betisnya.
Berkatalah Sulaiman: "Sesungguhnya ia adalah istana licin terbuat dari kaca".
Berkatalah Balqis: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah berbuat zalim terhadap diriku dan aku
berserah diri bersama Sulaiman kepada Allah, Tuhan semesta alam".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar