tidak diketahui
Mukkaribs Saba
Yada'il Yanif ben Kariba-il ca. 755-ca. 740 SM
Samahu 'Ali Darih Aku ben Yada'il Yanuf ca. 740-715 SM
Yathi'-amar Bayin saya setelah 715 SM
Dhamar 'Ali I setelah 715-sebelum ca. 685 SM
Kariba-il Watar I ca.685-ca.675 SM
SABA VERSI ULAMA ISLAM
SEJARAH KERAJAAN SABA ,Saba‘ adalah sebuah kerajaan di abad klasik yang berdiri sejak 1300
SM, terletak di wilayah Yaman saat ini. Kemasyhuran negeri Saba‘ benar-benar sesuatu yang fenomenal
dan menakjubkan bagi siapa saja yang mengetahui kisahnya.
SIAPAKAH SABA ,Dalam hadis Farwah bin Musaik, Rasulullah shallallahu ‗alaihi wa sallam pernah
ditanya oleh seorang laki-laki, ―Ya Rasulullah, kabarkanlah kepadaku
tentang Saba‘? Apakah Saba‘ itu? Apakah ia adalah nama sebuah tempat
ataukah nama dari seorang wanita?‖ Beliau pun menjawab,
“ Dia bukanlah nama suatu tempat dan bukan pula nama wanita, tetapi ia
adalah seorang laki-laki yang memiliki sepeluh orang anak dari bangsa Arab.
Enam orang dari anak-anaknya menempati wilayah Yaman dan empat orang menempati wilayah Syam.‖
(HR. Abu Dawud, no. 3988 dan Tirmidzi, no. 3222).
Dalam riwayat Ibnu Abbas radhiallahu ‗anhu ada tambahan nama-nama dari anak Saba, ―Adapun yang
menempati wilayah Yaman, mereka adalah: Madzhij, Kindah, al-Azd, al-Asy‘ariyun, Anmar, dan
Himyar. Dan yang menempati wilayah Syam adalah Lakhm, Judzam, Amilah, dan Ghassan (HR.
Ahmad, no. 2898).
Para sejarawan juga mencatat bahwa nama asli dari Saba‘ adalah Abdu asy-Syams. Dan sebagaimana
kita ketahui, nama-nama kabilah Arab terambil dari nama anak-anak Saba‘.
KERAJAAN SABA‘ ,Awalnya kerajaan Saba‘ dikenal dengan dengan Dinasti Mu‘iinah sedangkan rajaraja mereka dijuluki sebagai Mukrib Saba‘. Ibu kotanya Sharwah, yang puing-puingnya terletak 50 km ke
arah barat laut dari kota Ma‘rib. Pada periode inilah bendungan Ma‘rib mulai dibangun. Periode ini antara
tahun 1300 SM hingga 620 SM. Pada periode berikutnya, antara tahun 620 SM – 115 SM, barulah
mereka dikenal dengan nama Saba‘. Mereka menjadikan Ma‘rib sebagai ibu kotanya.
LETAK GEOGRAFI ,Dahulu, secara garis besar wilayah Jazirah Arab dibagi menjadi dua bagian, bagian
Utara dan bagian Selatan. Arab bagian Selatan lebih maju dibandingkan Arab bagian Utara. Masyarakat
Arab bagian Selatan adalah masyarakat yang dinamis dan memiliki peradaban, mereka telah mengenal
Tidak ada komentar:
Posting Komentar