Agama prasejarah tertua di India yang mungkin meninggalkan jejaknya pada agama Hindu berasal dari
zaman mesolitik dan neolitik. Beberapa agama suku di India masih bertahan, mendahului dominansi
agama Hindu, namun tidak harus dianggap bahwa ada banyak kemiripan antara masyarakat suku pada
zaman prasejarah dengan masa kini.
Menurut antropolog Gregory Possehl, peradaban lembah sungai Indus 2600–1900 SM mengandung
titik pangkal yang logis, atau mungkin arbitrer, bagi beberapa aspek pada tradisi Hindu di kemudian hari.
Agama pada masa tersebut mengandung pemujaan kepada Dewa Yang Mahakuasa, yang dibandingkan
oleh beberapa ahli (terutama John Marshall) sebagai proto-Siwa, dan mungkin sesosok Ibu Dewi, yang
mendasari figur Sakti.
Dibawah nanti kita akan mengetahui bahwa sosok Dewi Ibu,adalah sosok yang di puja pada masa dahulu
oleh peradaban di tanah Jawa,DEWI SRI masih tercatat juga saat kerajaan pertama yang ada di
Nusantara kerajaan Salak Nagara abad ke 2 Masehi dengan sebutan NYI
POHACI LARASATI .
Praktik-praktik lain dari zaman peradaban lembah sungai Indus yang
berlanjut ke periode Weda meliputi pemujaan kepada air dan api. Akan
tetapi, hubungan antara dewa-dewi dan praktik agama lembah sungai Indus
dengan agama Hindu masa kini telah menjadi subjek perselisihan politis serta
perdebatan para ahli.
Kitab tertua di antara sastra Weda tersebut adalah Regweda, yang
diperkirakan telah disusun pada periode 1700–1100 SM. Sastra Weda
memusatkan pemujaan kepada para dewa seperti Indra, Baruna, dan Agni,
serta melangsungkan upacara Soma. Kurban dengan api, yang disebut yadnya
(yajña) dilaksanakan dengan merapalkan mantra-mantra Weda.
Juga dibawah nanti saya akan membahas tentang agama Hindu dari awal terbentuk nya sampai saat ini
juga sampai ke Indonesia yang sampai saat ini agama Hindu adalah agama yang di anut oleh nenek
moyang kita,padahal bukan dan tidak,agama Hindu di India sama sekali berbeda dengan agama yang di
bilang Hindu yang di anut oleh masyarakat kita.
Masa Pra Weda. Witzel menyebutkan jangka waktu antara 1900 dan 1400 SM. Flood menyebutkan
1500 SM.
Dari catatan para ahli sejarah diatas kita dapat mengambil kesimpulan bahwa,agama dan hal yang
membentuk agama yaitu Hindu adalah berasal dari daerah lain,ada beberapa yang mendasari kepercayaan
mereka Pra Hindu,Yaitu penyembahan pada DEWA AIR ― BARUNA ― DEWA API ― AGNI ―,dan
INDRA,Angin.
Di daerah Pulau Jawa khusus nya jawa barat leluhur nenek moyang di daerah tersebut sangat kuat dalam
kepercayaan penghormatan terhadap AIR,API,ANGIN di tambah satu unsur lagi yaitu BUMI.
Yang menjadi kunci pokok adalah sosok Ibu Dewi,nanti di bawah akan saya ungkap bahwa kepercayaan
terhadap dewa Baruna ,Agni dan sosok ibu Dewi adalah agama dan kepercayaan bangsa ini yaitu bangsa
pada masa kejayaan peradaban Saba,yaitu pada bahasan tentang agama asli nenek moyang kita yang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar