ajaran asli agama Nusantara bisa saja adalah ajaran para Nabi yang tidak termasuk dalam 25 Nabi dan
Rosul..
Ajaran yang berlandaskan pada sifat sifat bijak Matahari adalah peradaban tinggi pada zaman nya yaitu
zaman sebelum pulau pulau Nusantara terpecah seperti saat ini di mana masih menyatunya Pulau Jawa
Sumatra dan Kalimantan dengan sebutan Pulau Besar,Meroe atau Sunda Land.
Borobudur,Monumen ini terdiri atas enam teras berbentuk bujur sangkar yang diatasnya terdapat tiga
pelataran melingkar, pada dindingnya dihiasi dengan 2.672 panel relief dan
aslinya terdapat 504 arca,Borobudur memiliki koleksi relief terlengkap dan
terbanyak di dunia.Stupa utama terbesar teletak di tengah sekaligus
memahkotai bangunan ini, dikelilingi oleh tiga barisan melingkar 72 stupa
berlubang yang di dalamnya terdapat arca tengah duduk bersila dalam
posisi teratai sempurna dengan sikap tanga memutar roda .
Borobudur Bentuk asal adalah tiga tingkatan dalam bentuk polos yang di
sebut Punden Berundak,bentuk tiga Tingkatan tersebut adalah simbolisasi
dari makna ajaran asli Nusantara yaitu :
Kekuasaan tertinggi berada pada Sang Hyang Kersa (Yang Mahakuasa)
atau Nu Ngersakeun (Yang Menghendaki). Dia juga disebut sebagai
Batara Tunggal (Tuhan yang Mahaesa), Batara Jagat (Penguasa Alam),
dan Batara Seda Niskala (Yang Gaib). Dia bersemayam di Buana Nyungcung. Semua dewa dengan
penamaan (Brahma, Wishnu, Shiwa, Indra, Yama, dan lain-lain) tunduk kepada Batara Seda Niskala.
Ada tiga macam alam dalam kepercayaan asli Nusantara seperti disebutkan dalam pantun mengenai
mitologi orang Kanekes:
1. Buana Nyungcung: tempat bersemayam Sang Hyang Kersa, yang
letaknya paling atas Candi.
2. Buana Panca Tengah: tempat berdiam manusia dan makhluk
lainnya, letaknya di tengah Candi.
3. Buana Larang: neraka, letaknya paling bawah Candi.
Antara Buana Nyungcung dan Buana Panca Tengah terdapat 18 lapis alam yang tersusun dari atas ke
bawah. Lapisan teratas bernama Bumi Suci Alam Padang atau bernama Alam Kahyangan atau
Mandala Hyang. Lapisan alam kedua tertinggi itu merupakan alam tempat tinggal Nyi Pohaci
Sanghyang Asri dan Sunan Ambu.
Sang Hyang Kersa menurunkan tujuh batara di Sasaka Pusaka Buana. Salah satu dari tujuh batara itu
adalah Batara Cikal.Pengertian menurunkan batara ini bukan melahirkan tetapi mengadakan atau
menciptakan.
Hal inilah yang mendasari penulis bahwa candi Borobudur itu adalah ajaran asli Nusantara,ini
merupakan tempat ritual pemujaan kepada sang Dewa Ra,dewa Matahari di mana pada bagian atas
candi yang di susun atas kesamaan bentuk hampir di semua candi besar yaitu Punden Berundak,sedang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar