Minggu, 02 Oktober 2016

Hal 105

Plasafah ajaran asli Nusantara,yang tergambar dalam relief dan patung di candi Bororbudur.di bawah
nanti penulis akan jelaskan.
1. 250 SM: Sidang Agung Ketiga, diadakan oleh Ashoka yang Agung dan didampingi oleh
Moggaliputta Tissa, menyusun Kathavatthu untuk menyanggah pandangan-pandangan dan
teori-teori sesat yang dianut oleh beberapa sekte Buddhis. Raja Asoka mengeluarkan sejumlah
maklumat (Maklumat Asoka) mengenai kerajaan untuk mendukung agama Buddha.
2. 250 SM: Raja Asoka yang Agung mengirimkan beragam misionaris Buddhis ke negara-negara
jauh, sejauh Cina dan Mon dan kerajaan Melayu di timur dan kerajaan-kerajaan Helenistik di
Barat, guna memperkenalkan agama Buddha.Pada masa inilah setelah Budha wafat agama Budha
berkembang melalui para misionaris yang di dukung oleh Kerajaan.
3. Abad ke-5: Kerajaan Funan (sekarang berlokasi di pusat Kamboja) mulai menganjurkan
Buddhisme dalam rangka penggantian dari Hinduisme. Bukti awal mengenai Buddhisme di
Myanmar (catatan berbahasa Pali). Bukti awal akan Buddhisme di Indonesia (patung).
Penafsiran ulang awal akan naskah-naskah berbasah Pali. Stupa di Dambulla, (Sri Lanka)
dibangun.yang menjadi catatan pada abad ini adalah Kerajaan funan mulai menganjurkan
Buddhisme dalam rangka penggantian faham Hinduisme .
Kerajaan Funan (sekarang berlokasi di pusat Kamboja) mulai menganjurkan Buddhisme dalam
rangka penggantian dari Hinduisme ,Hinduisme adalah agama yang tanpa pendiri dan tanpa di
ketahui cikal bakal nya jika di kamboja di sebutkan ada ajaran Hindu ,Hindu seperti apa di
kerajaan Funan tersebut,mengenai ajaran Hindu kita akan Bahas setelah ini,Jadi tidak semudah
yang tertulis di atas bahwa ajaran di Funan adalah Hindu.
Mari kita ikuti tentang Peradaban Funan sebelum masuk agama Budha,kita dapat ketahui dari cerita lisan
masayarakatnya,mengapa cerita lisan..? karena cerita yang tertulis terutama tentang peradaban selama ini
yang ada sering terkesan tidak mendukung dan tidak menggambarkan ke aslian sebuah peradaban.
Lembah Sungai Kuning Daerah perkembangan peradaban Tiongkok pada masa Dinasti Shang (±
1500 SM), tersebar di sekitar lembah sungai Kuning.
Kerajaan Funan adalah kerajaan yang berdiri pada abad 1 dan mengalami kehancuran awala abad ke
6,berada di sekitar sungai mekhong Phaya Naga adalah mahluk seperti ular yang di yakini penduduk
setempat hidup di sungai Mekhong bagian Laos,Masyarakat Laos dan Thailand menghubungkan ― Bola
Api Naga ― dengan mahluk ini,yang kemungkinan adalah sebuah ―Giant Mottled Eels ― ( Angulia
marmorata ) yang tumbuh besar tidak normal atau sejenis Eel yang belum di ketemukan.
Dalam telaah study tentang ―Myth‖ pada daerah ini menyatakan, Naga adalah pelindung daerah
ini,Simbol naga di kembangkan pada masa pemerintahan Anouvung. Leup Phasun,sebuah puisi penting
dari masa tersebut mendiskusikan hubungan antara Laos dan Siam dalam sikap terselubung,menggunakan
NAGA dan GARUDA.Naga di gunakan luas dalam Ikonografi di laos dan bagian penting budaya Lao di
seluruh Negara.Daerah sekitar Sungai Mekhong.
NAGA dan GARUDA adalah Ikon Hewan dalam kepercayaan asli Nusantara,hal ini membuktikan
bahwa kebudayaan sebelum Budha di Funan adalah peradaban yang berasal dari Nusantara dan bukan
Hindu yang berasal dari India.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar