89. 1279–1298 M: Penguasa ketiga dan paling terkenal Sukhothai, Ram Khamhaeng (Rama Yang
Tegas), berkuasa dan menjadikan Laos sebagai pengikut, Thailand yang lebih modern, Pegu
(Birma), dan sebagian Peninsula Malaysia, yang membangkitkan tradisi artistik Sukhothai.
Setelah kematian Ram Khamhaeng, Sukhothai kehilangan kendali atas wilayahnya dan
pengikutnya menjadi independen.
90. 1295 M: Pemimpin Mongolia, Ghazan Khan beralih agama ke Islam, mengakhiri garis silsilah
kepemimpinan Buddhisme Tantrik.
91. 1305–1316 M: Umat Buddha di Persia berusaha untuk mengubah agama Uldjaitu Khan.
92. 1321 M: Kuil dan Biara Sojiji Soto Zen didirikan oleh Keizan Zenji.
93. 1351 M: Di Thailand, U Thong, kemungkinan merupakan putra dari keluarga pedatang Cina,
mendirikan Ayutthaya sebagai ibukotanya dan memberi nama Ramathibodi.
94. 1391–1474 M: Gyalwa Gendun Drubpa, Dalai Lama pertama di Tibet.
95. 1405–1431 M: Seorang laksamana kasim Cina, Zheng He membuat tujuh perjalanan dalam
periode ini, melalui Asia Tenggara, India, dan Teluk Persia, Afrika Timur, dan Mesir. Pada waktu
itu, Buddhisme sudah berdiri kokoh di Tiongkok, sehingga pengunjung pasti akan mendapatkan
pengalaman akan Buddhisme Cina.
96. 1578 M: Altan Khan dari Tümed memberikan gelar Dalai Lama kepada Sonam Gyatso (yang
kemudian dikenal sebagai Dalai Lama ke-tiga).
97. Abad ke-17 & Abad ke-18: Ketika Vietnam terbagi pada periode ini, penguasa-penguasa
Nguyễn dari selatan mendukung Buddhisme Mahayana sebagai ideologi integratif untuk
masyarakat dengan beragam suku bangsa dari kerajaannya, yang juga didiami oleh Champa dan
minoritas lain.
98. 1614 M: Keluarga Toyotomi membangun kembali gambaran agung sang Buddha di Kuil Hōkōji
di Kyōtō.
99. 1615 M: Suku bangsa Mongol, Oirat beralih agama ke kelompok Geluk dari Buddhisme Tibetan.
Jika kita perhatikan dari Budha terlahir sampai dengan waktu abad ke 20 juga di masa abad penyebaran
agama Budha terutama masa awal ke gemilangan penyebaran yang di dukung Kerajaan Asoka ,tidak
terlihat para Misionaris Budha membangun tempat peribadatan yang besar.
Mengapa hanya di pulau Jawa mereka di anggap telah membangun candi candi ,jika benar di Jawa
candi yang ada adalah candi Budha tentu sudah ada banyak candi di tempat asal sang Budha Lahir, yang
sudah pasti hari ini tentu kita masih bisa melihat ribuan Candi Buddha ada di India,bukan kah suatu
sumber harus memiliki lebih banyak dari yang di anggap bukan sumber.
Di bawah ini adalah Tahun yang berkaitan dengan anggapan Penyebaran Budha di Nusantara,kita akan
mulai dari klaim berdasar kan Tahun setelah di atas tadi kita mengetahui bahwa klaim Borobudur
berdasarkan Palsafah Budha tidak mendukung nya,sementara palsafah yang lebih mengena adalah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar