Ada beberapa penelitian yang berusaha menguak tabir misteri kehidupan manusia di masa lampau ini.
Tentang bagaimana kehidupan sosial hingga kemajuan ilmu dan teknologi mereka. Beberapa waktu
belakangan banyak hasil penelitian yang mengejutkan. Dan dari berbagai sumber yang telah saya pelajari,
secara umum penggambaran melalui berbagai macam teori dan penelitian mengenai subyek ini telah pula
memberikan beberapa bahan kajian yang menarik, antara lain adalah:
Permulaan sebelum dua milyar tahun hingga satu juta tahun dari peradaban manusia sekarang ini teryata
telah terdapat peradaban manusia. Dalam masa-masa yang sangat lama ini terdapat berapa banyak
peradaban yang demikian maju namun akhirnya menuju pada sebuah kebinasaan? Dan penyebab
kebinasaan itu adalah tiada lain akibat peperangan yang pernah terjadi.
Atlantis dan Dinasti Rama pernah mengalami masa keemasan (Golden Age) pada saat yang bersamaan
(30.000-15.000 SM). Keduanya sudah menguasai teknologi nuklir. Keduanya memiliki teknologi
dirgantara dan aeronautika yang canggih hingga memiliki pesawat berkemampuan dan berbentuk seperti
UFO (berdasarkan beberapa catatan) yang disebut Vimana (Rama) dan Valikri/valixi (Atlantis).
Penduduk Atlantis memiliki sifat agresif dan dipimpin oleh para pendeta (enlighten priests), sesuai naskah
Plato. Dinasti Rama memiliki tujuh kota besar (Seven Rishi‘s City) dengan ibukota Ayodhya dimana
salah satu kota yang berhasil ditemukan adalah Mohenjo-Daroo. Persaingan dari kedua peradaban
tersebut mencapai puncaknya dengan menggunakan senjata nuklir.
Para ahli menemukan bahwa pada puing-puing maupun sisa-sisa tengkorak manusia yang ditemukan di
Mohenjo-Daroo mengandung residu radio-aktif yang hanya bisa dihasilkan lewat ledakan Thermonuklir
skala besar.Kerangka-kerangka yang bergelimpangan di jalan-jalan, seolah-olah mereka telah dilanda satu
malapetaka yang amat dasyhat secara tiba-tiba. Pada kerangka-kerangka tersebut terdapat sisa radioaktif
yang tinggi, sama dengan yang dijumpai di Hiroshima dan Nagasaki.Dalam sebuah seloka mengenai
Mahabharata, diceritakan dengan kiasan sebuah senjata penghancur massal yang akibatnya mirip sekali
dengan senjata nuklir masa kini.
Vimana Dari hasil riset dan penelitian yang dilakukan ditepian sungai Gangga di India, para arkeolog
menemukan banyak sekali sisa-sisa puing-puing yang telah menjadi batu hangus di atas hulu sungai. Batu
yang besar-besar pada reruntuhan ini dilekatkan jadi satu, permukaannya menonjol dan cekung tidak
merata. Jika ingin melebur bebatuan tersebut, dibutuhkan suhu paling rendah 1.800 °C. Bara api yang
biasa tidak mampu mencapai suhu seperti ini, hanya pada ledakan nuklir baru bisa mencapai suhu yang
demikian.
Ada beberapa penelitian yang berusaha menguak tabir misteri kehidupan manusia di masa lampau ini.
Tentang bagaimana kehidupan sosial hingga kemajuan ilmu dan teknologi mereka. Beberapa waktu
belakangan banyak hasil penelitian yang mengejutkan. Dan dari berbagai sumber yang telah saya pelajari,
secara umum penggambaran melalui berbagai macam teori dan penelitian mengenai subyek ini telah pula
memberikan beberapa bahan kajian yang menarik, antara lain adalah:
Permulaan sebelum dua milyar tahun hingga satu juta tahun dari peradaban manusia sekarang ini teryata
telah terdapat peradaban manusia. Dalam masa-masa yang sangat lama ini terdapat berapa banyak
peradaban yang demikian maju namun akhirnya menuju pada sebuah kebinasaan? Dan penyebab
kebinasaan itu adalah tiada lain akibat peperangan yang pernah terjadi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar