utama dari kisah mitologi Bugis, Sureq Galigo. Ia juga ayah dari Sangiang Serri, dewi padi dan kesuburan
dalam mitologi Bugis.
Batara-Batari dalam pewayangan ,Batara Sambu.
Dalam dunia pewayangan Jawa, Batara Sambu adalah putera Batara Guru yang bertempat tinggal di
Kahyangan Suwelagringging. Ia ditugaskan menguasai awan. Ia pernah turun ke dunia dan menjadi raja
bergelar Prabu Maldewa. Ia kemudian menurunkan Resi Wisrawa, ayah Dasamuka.
Dalam pementasan wayang Jawa, Wisnu sering disebut dengan gelar Sanghyang Batara Wisnu. Menurut
versi ini, Wisnu adalah putra kelima Batara Guru dan Batari Uma. Ia merupakan putra yang paling sakti
di antara semua putra Batara Guru.
Menurut mitologi Jawa, Wisnu pertama kali turun ke dunia menjelma menjadi raja bergelar Srimaharaja
Suman. Negaranya bernama Medangpura,
terletak di wilayah Jawa Tengah sekarang. Ia
kemudian berganti nama menjadi Sri Maharaja
Matsyapati, merajai semua jenis binatang air.
Punakawan, (diambil dari bahasa Jawa) atau
punakawan adalah sebutan umum untuk para
pengikut kesatria dalam khasanah kesusastraan
Indonesia, terutama di Jawa. Pada umumnya para
panakawan ditampilkan dalam pementasan
wayang, baik itu wayang kulit, wayang golek, ataupun wayang orang sebagai kelompok penebar humor
untuk mencairkan suasana. Namun di samping itu, para panakawan juga berperan penting sebagai
penasihat nonformal kesatria yang menjadi asuhan mereka.
Peran Punakawan ,Istilah punakawan berasal dari kata pana yang bermakna "paham", dan kawan yang
bermakna "teman". Maksudnya ialah, para panakawan tidak hanya sekadar abdi atau pengikut biasa,
namun mereka juga memahami apa yang sedang menimpa majikan mereka. Bahkan seringkali mereka
bertindak sebagai penasihat majikan mereka tersebut.
Hal yang paling khas dari keberadaan panakawan adalah
sebagai kelompok penebar humor di tengah-tengah jalinan
cerita. Tingkah laku dan ucapan mereka hampir selalu
mengundang tawa penonton. Selain sebagai penghibur dan
penasihat, adakalanya mereka juga bertindak sebagai
penolong majikan mereka di kala menderita kesulitan.
Misalnya, sewaktu Bimasena kewalahan menghadapi
Sangkuni dalam perang Baratayuda, Semar muncul memberi
tahu titik kelemahan Sangkuni.
Sejarah Punakawan ,Pementasan wayang hampir selalu dibumbui dengan tingkah laku lucu para
panakawan. Pada umumnya kisah yang dipentaskan bersumber dari naskah Mahabharata dan
Ramayana yang di anggap berasal dari India. Meskipun demikian, dalam kedua naskah tersebut sama
Tidak ada komentar:
Posting Komentar