Selasa, 04 Oktober 2016

Hal 36.Benarkah Borobudur candi Buddha...?

14. Kehancuran Atlantis dibarengi oleh adanya gempa bumi.
15. Setelah kehancuran Atlantis, jalur pelayaran tertutup.
16. Gajah-gajah hidup di Atlantis.
17. Tidak mungkin terjadi proses-proses selain proses-proses fisik atau geologis yang menyebabkan
kehancuran Atlantis.
18. Banyak mata air panas dan dingin, dengan kandungan endapan mineral, terdapat di Atlantis.
19. Atlantis terletak di dataran pantai berukuran 2000 X 3000 stadia, dikelilingi oleh pegunungan yang
langsung berbatasan dengan laut.
20. Atlantis menguasai negara-negara lain pada zamannya.
21. Angin di Atlantis berhembus dari arah utara (hanya terjadi di
belahan bumi utara)
22. Batuan Atlantis terdiri dari bermacam warna: hitam, putih,
dan merah.
23. Banyak saluran-saluran irigasi dibuat di Atlantis.
24. Setiap 5 dan 6 tahun sekali, penduduk Atlantis berkurban banteng.
Teori Harry Truman. Teori ini mengatakan bahwa nenek moyang bangsa Austronesia berasal dari
dataran Sunda-Land yang tenggelam pada zaman es (era pleistosen). Populasi ini peradabannya sudah
maju, mereka bermigrasi hingga ke Asia daratan hingga ke Mesopotamia, mempengaruhi penduduk lokal
dan mengembangkan peradaban.
Pendapat ini diperkuat oleh Umar Anggara Jenny, mengatakan bahwa Austronesia sebagai rumpun
bahasa yang merupakan sebuah fenomena besar dalam sejarah manusia. Rumpun ini memiliki sebaran
yang paling luas, mencakup lebih dari 1.200 bahasa yang tersebar dari Madagaskar di barat hingga Pulau
Paskah di Timur.
Bahasa tersebut kini dituturkan oleh lebih dari 300 juta orang. Pendapat Umar
Anggara Jenny dan Harry Truman tentang sebaran dan pengaruh bahasa dan
bangsa Austronesia ini juga dibenarkan oleh Abdul Hadi WM (Samantho,
2009).
Koran Republika, Sabtu, 18 Juni 2005 menulis bahwa para peneliti AS
menyatakan bahwa Atlantis Indonesia. Hingga kini cerita tentang benua
yang hilang ‗Atlantis‘ masih terselimuti kabut misteri. Sebagian orang
menganggap Atlantis cuma dongeng belaka, meski tak kurang 5.000 buku soal Atlantis telah ditulis oleh
para pakar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar