Minggu, 02 Oktober 2016

Hal 176

Ratu Saba,memilik kemampuan melintasi jarak dan waktu dengan kecepatan tinggi kita bisa lihat nanti di
mana Ratu Saba yang dengan kesombongan nya yang telah memilik kerajaan di berbagai daerah di muka
Bumi dan pusat kerajaan nya pada Tanah luas datar Sunda Land,berkata dengan pongah nya yaitu
perkataan ― Jauhkan lah jarak perjalanan Kami ―.
Hal ini menunjukan bahwa kemampuan Ratu Saba tentang jarak bukan masalah,semua jarak yang di
anggap jauh bagi Ratu Saba adalah dekat,itulah dasar mengapa Ratu Saba berkata sombong dengan
ucapan Jauhkan lah perjalan kami.
Jadi di sini dua tokoh besar Ratu Saba dan sulaiman memilik kemampuan melintasi jarak dan waktu di
mana pada peradaban di muka Bumi tidak ada peradaban yang dapat melakukan hal ini,kemampuan luar
biasa yang belum di miliki Manusia sebelum dan sesudah nya.
Jika Sulaiman memilik kemampuan melakukan perjalan cepat tentu ada rival yang bisa melakukan nya
juga ,itulah Ratu Saba.
Sulaiman yang mengetahui tentang Ratu Penyembah Matahari dari Hud hud ,mengirim surat dan di
jatuhkan kepada Ratu Saba di saat mereka melakukan acara ritual nya menyembah Matahari,surat itu di
jatuhkan di depan tempat para Raja lain berkumpul dan ber istirahat di Istana Boko.
Berkata Sulaiman kepada Hud hud Pergilah dengan membawa suratku ini, lalu jatuhkan kepada mereka,
kemudian berpalinglah dari mereka, lalu perhatikanlah apa yang mereka bicarakan" Surat itu di bawa oleh
mahluk besar ,Mahluk Pra adam berbentuk burung yang
tunduk kepada Sulaiman,Berangkat dari istana Sulaiman di
tanah Arab menuju Tanah Jawa,tepat nya di mana Sang
Ratu dan para Raja dan pembesar berkumpul.
Perjalanan Sang Hud hud adalah perjalan cepat,jarak dan
waktu bukan kendala,dari Istana Sulaiman ke Istana Boko
di tempuh dengan kecepatan tinggi dan dalam waktu
cepat,maka sampailah surat itu ketangan Ratu Saba
Bilqist,Berkata Balqis: "Hai pembesar-pembesar, sesungguhnya telah dijatuhkan kepadaku sebuah surat
yang mulia.Sesungguhnya surat itu, dari SuIaiman dan sesungguhnya (isi)nya: "Dengan menyebut nama
Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
Bahwa janganlah kamu sekalian berlaku sombong terhadapku dan datanglah kepadaku sebagai orang￾orang yang berserah diri".Ucapan Sulaiman kepada Ratu Saba menohok pada kata Sombong,Sombong
karena kemampuan kekuasaan dan Ilmu yang di miliki yang tidak di punyai Manusia pada masa nya.
Di saat Ratu Saba yang masih berkumpul dengan Para Raja dan Pembesar kerajaan di Istana Boko,Ratu
Saba melakukan perbincangan kepada mereka pembesar,Berkata dia Balqis: "Hai para pembesar berilah
aku pertimbangan dalam urusanku ini aku tidak pernah memutuskan sesuatu persoalan sebelum kamu
berada dalam majelisku".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar