Minggu, 02 Oktober 2016

Hal 165

Injil disebut Ma‘on, Me‘un atau Me‘in. kota Ma‘in dahulu bernama Qarnaw yang menjadi ibukota
Kerajaan Ma‘in. Kota Ma‘in ini terletak di sebelah selatan Al Jawf, timur laut Sana‘a.
Sistem religi orang-orang Ma‘in yang belum mengenal agama,adalah para penyembah terhadap dewa
dewi juga menyembah berhala. Selain itu ada kepercayaan yang menyembah malaikat,beranggapan
malaikat merupakan putra Tuhan sehingga tak salah untuk menuhankannya,menurut mereka. Sebagian
lagi menyembah jin, ruh atau hantu.
Dalam bahasan buku ini,tentu ada kaitan nya tentang kaum yang menyembah malaikat,yang peradaban di
masa Saba pun penyembahan terhadap malaikat di lakukan,sebenar nya bukan malaikat yang mereka
sembah tapi Jin yang di sembah nya.
Dan (ingatlah) hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan mereka semuanya kemudian Allah
berfirman kepada malaikat: "Apakah mereka ini dahulu menyembah kamu?".
Malaikat-malaikat itu menjawab: "Maha Suci Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka; bahkan
mereka telah menyembah jin; kebanyakan mereka beriman kepada jin itu".
Kerajaan Qutban berdiri di Yaman Selatan kira-kira tahun 1000 SM ,Kerajaan Qutban berdiri karena
adanya taktik politis Kerajaan Ma‘in untuk memperkuat kekuasaan, Jika kekuasaan Yaman Utara telah
tercapai oleh Kerajaan Ma‘in maka wilayah Yaman Selatan pun turut dikuasai Kerajaan Ma‘in dengan
mendirikan Kerajaan Qutban.
Kerajaan Qutban sangat dikenal dengan peran kerajaan ini yang dinilai
amat penting karena menguasai Selat Bab El Mandeb. Selat ini
termasuk salah satu pusat perniagaan di masa itu. Selat yang berbatasan
langsung dengan Abessinia (Ethiophia) dan Laut Merah yang menjadi
salah satu jalur lintas perdagangan laut yang strategis. puncak kejayaan
hingga keruntuhan (dua kerajaan) berjalan secara berdampingan.
Kerajaan Ma‘in memberikan pengaruh kekuasaannya hingga ke Mesir,
wilayah Jazirah Arab, Yunani dan Romawi. Faktor selanjutnya yang
menjadi penyebab runtuh nya Kerajaan Ma‘in adalah munculnya
Kerajaan Saba di Yaman Tengah, terletak di antara Kerajaan Ma‘in
(Yaman Utara) dan Kerajaan Qutban (Yaman Selatan). Kerajaan Saba
yang mulai muncul pada tahun 950 SM memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap keruntuhan
kerajaan ini.
Kerajaan Saba yang awalnya tidak besar dibandingkan dengan Kerajaan Ma‘in lambat laun menjadi
pesaing nya, Jatuhnya beberapa daerah kekuasaan perniagaan dari Kerajaan Ma‘in ke tangan Kerajaan
Saba sedikit demi sedikit membawa Kerajaan Ma‘in kepada kehancuran. Kerajaan Qutban yang
merupakan anak Kerajaan Ma‘in akhirnya diambil alih oleh Kerajaan Saba. Artinya Kerajaan Qutban
tidak hancur seperti Kerajaan Ma‘in melainkan jatuh ke di bawah kekuasaan Kerajaan Saba.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar